KAJIAN
KRITIS
Kajian
Kritis terhadap : Buku IPA kelas III, bse, (Pusat Perbukuan
Depdiknas)
Judul :
Perlunya contoh dalam materi perubahan bentuk energi
Karangan :
Priyono, Titik Sayekti.
Oleh :
Novi Priyanti
PENDAHULUAN
Materi
Energi dan Pengaruhnya dalam Kehidupan sehari-hari khususnya tentang
Energi Tidak Dapat Dilihat Tetapi dapat Dirasakan. Materi dapat kit
abaca pada buku IPA kelas III, bse, karangan Priyono, Titik Sayekti,
penerbit Pusat Perbukuan Tahun 2008. Penulis mengkritisi buku
tersebut bertujuan agar di adakannya revisi bagi buku tersebut
supaya siswa lebih memahami tentang perubahan bentuk energi dengan
memberikan contoh-contoh dari perubahan bentuk energi.
Pada
buku tersebut (halaman 124) dimuat contoh perubahan bentuk energi
yang antara lain : energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik,
energi matahari dapat diubah menjadi energi kimia, energi listrik
dapat diubah menjadi energi cahaya, energi kimia dapat diubah menjadi
energi gerak, dan sebagainya. Penulis merasa perubahan bentuk energy
masih ada yang kurang dan juga tidak disertai contoh dan penjelasan
yang cukup dari masing-masing perubahan bentuk energy tersebut.
KRITIK
Menurut
penulis perlu ditambahkan beberapa contoh perubahan bentuk energy
lagi, sekaligus diberikan contoh dari masing-masing perubahan bentuk
energy tersebut. Misalnya : energi gerak dapat di ubah menjadi energy
listrik misalnya
perubahan energy yang terjadi pada kincir air, kincir angin, dinamo;
energy
matahari dapat di ubah menjadi energy kimia,
misalnya proses pemasakan makanan pada tanaman; enrgi
listrik dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya
bola lampu yang dinyalakan; energy
kimia dapat diubah menjadi energy gerak, misalnya
mobil-mobilan yang dinyalakan dengan batu baterai, selain
contoh perubahan energy tersebut masih ada perubahan energy yang
lain, misalnya energy
listrik dapat di ubah menjadi energy panas, misalnya perubahan energy
yang terjadi pada setrika listrik; enrgi listrik dapat diubah menjadi
energy gerak, misalnya kipas angin listrik yang di nyalakan; energy
listrik dapat diubah menjadi enrgi suara, misalnya radio listrik yang
dinyalakan; energy kimia dapat di ubah menjadi energy gerak, misalnya
mobil atau motor yang dinyalakan; energy kimia dapat diubah menjadi
energy suara, misalnya radio yang mengunakan batu baterai; energy
kimia dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya senter yang
menggunakan baterai, dan sebagainya. Menurut
penulis penambahan materi tentang contoh perubahan bentuk energy
beserta contoh-contoh perubahan tersebut sangat diperlukan sekali.
Sehingga
buku tersebut akan lebih bermutu lagi.
RANGKUMAN
Energi
Tidak Dapat Dilihat Tetapi
Dapat
Dirasakan
Dapatkah
kamu melihat keberadaan energi?
Dapatkah
kamu merasakan keberadaan energi?
Makhluk
hidup tidak dapat melihat energi, tetapi
dapat
merasakan keberadaan energi. Salah satu
buktinya,
sehabis beristirahat dan makan, tubuhmu
yang
semula letih dan lemah setelah beraktivitas
akhirnya
dapat segar dan kuat kembali. Hal ini tentu
saja
disebabkan oleh adanya energi baru yang berasal
dari
makanan yang telah kamu makan tersebut.
Dapatkah
kamu melihat energi baru yang timbul
di
dalam tubuhmu itu? Tidak, bukan? Kamu hanya
dapat
merasakan keberadaan energi baru tersebut
dari
kondisi tubuhmu yang semula letih dan lemah
menjadi
segar dan kuat kembali.
Energi
tidak dapat diciptakan dan tidak dapat
dimusnahkan.
Namun, energi dapat diubah menjadi
bentuk-bentuk
yang lain. Contoh perubahan
bentuk
energi, antara lain:
1.
energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik,
2.
energi matahari dapat diubah menjadi energi kimia,
3.
energi listrik dapat diubah menjadi energi cahaya,
4.
energi kimia dapat diubah menjadi energi gerak,
dan
sebagainya.
KESIMPULAN
Pada buku IPA kelas
III, bse, karangan Priyono, Titik Sayekti, Penerbit Pusat Perbukuan
(halaman 124) dimuat contoh-contoh perubahan bentuk energy, yang
antara lain: energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik, energi
matahari dapat diubah menjadi energi kimia, energi listrik dapat
diubah menjadi energi cahaya, energi kimia dapat diubah menjadi
energi gerak, dan sebagainya. Penulis merasa perubahan bentuk energy
masih ada yang kurang dan juga tidak disertai contoh dan penjelasan
yang cukup dari masing-masing perubahan bentuk energy tersebut.
Menurut
penulis perlu ditambahkan beberapa contoh perubahan bentuk energy
lagi, sekaligus diberikan contoh dari masing-masing perubahan bentuk
energy tersebut. Misalnya : energi gerak dapat di ubah menjadi energy
listrik misalnya
perubahan energy yang terjadi pada kincir air, kincir angin, dinamo;
energy
matahari dapat di ubah menjadi energy kimia,
misalnya proses pemasakan makanan pada tanaman; enrgi
listrik dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya
bola lampu yang dinyalakan; energy
kimia dapat diubah menjadi energy gerak, misalnya
mobil-mobilan yang dinyalakan dengan batu baterai, selain
contoh perubahan energy tersebut masih ada perubahan energy yang
lain, misalnya energy
listrik dapat di ubah menjadi energy panas, misalnya perubahan energy
yang terjadi pada setrika listrik; enrgi listrik dapat diubah menjadi
energy gerak, misalnya kipas angin listrik yang di nyalakan; energy
listrik dapat diubah menjadi enrgi suara, misalnya radio listrik yang
dinyalakan; energy kimia dapat di ubah menjadi energy gerak, misalnya
mobil atau motor yang dinyalakan; energy kimia dapat diubah menjadi
energy suara, misalnya radio yang mengunakan batu baterai; energy
kimia dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya senter yang
menggunakan baterai, dan sebagainya. Menurut
penulis penambahan materi tentang contoh perubahan bentuk energy
beserta contoh-contoh perubahan tersebut sangat diperlukan sekali.
Sehingga
buku tersebut akan lebih bermutu lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar