Senin, 09 Juli 2012

kajian kritis

KAJIAN KRITIS
Kajian Kritis terhadap : Buku IPA kelas III, bse, (Pusat Perbukuan Depdiknas)
Judul : Perlunya contoh dalam materi perubahan bentuk energi
Karangan : Priyono, Titik Sayekti.
Oleh : Novi Priyanti

PENDAHULUAN
Materi Energi dan Pengaruhnya dalam Kehidupan sehari-hari khususnya tentang Energi Tidak Dapat Dilihat Tetapi dapat Dirasakan. Materi dapat kit abaca pada buku IPA kelas III, bse, karangan Priyono, Titik Sayekti, penerbit Pusat Perbukuan Tahun 2008. Penulis mengkritisi buku tersebut bertujuan agar di adakannya revisi bagi buku tersebut supaya siswa lebih memahami tentang perubahan bentuk energi dengan memberikan contoh-contoh dari perubahan bentuk energi.
Pada buku tersebut (halaman 124) dimuat contoh perubahan bentuk energi yang antara lain : energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik, energi matahari dapat diubah menjadi energi kimia, energi listrik dapat diubah menjadi energi cahaya, energi kimia dapat diubah menjadi energi gerak, dan sebagainya. Penulis merasa perubahan bentuk energy masih ada yang kurang dan juga tidak disertai contoh dan penjelasan yang cukup dari masing-masing perubahan bentuk energy tersebut.

KRITIK
Menurut penulis perlu ditambahkan beberapa contoh perubahan bentuk energy lagi, sekaligus diberikan contoh dari masing-masing perubahan bentuk energy tersebut. Misalnya : energi gerak dapat di ubah menjadi energy listrik misalnya perubahan energy yang terjadi pada kincir air, kincir angin, dinamo; energy matahari dapat di ubah menjadi energy kimia, misalnya proses pemasakan makanan pada tanaman; enrgi listrik dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya bola lampu yang dinyalakan; energy kimia dapat diubah menjadi energy gerak, misalnya mobil-mobilan yang dinyalakan dengan batu baterai, selain contoh perubahan energy tersebut masih ada perubahan energy yang lain, misalnya energy listrik dapat di ubah menjadi energy panas, misalnya perubahan energy yang terjadi pada setrika listrik; enrgi listrik dapat diubah menjadi energy gerak, misalnya kipas angin listrik yang di nyalakan; energy listrik dapat diubah menjadi enrgi suara, misalnya radio listrik yang dinyalakan; energy kimia dapat di ubah menjadi energy gerak, misalnya mobil atau motor yang dinyalakan; energy kimia dapat diubah menjadi energy suara, misalnya radio yang mengunakan batu baterai; energy kimia dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya senter yang menggunakan baterai, dan sebagainya. Menurut penulis penambahan materi tentang contoh perubahan bentuk energy beserta contoh-contoh perubahan tersebut sangat diperlukan sekali. Sehingga buku tersebut akan lebih bermutu lagi.

RANGKUMAN
Energi Tidak Dapat Dilihat Tetapi
Dapat Dirasakan
Dapatkah kamu melihat keberadaan energi?
Dapatkah kamu merasakan keberadaan energi?
Makhluk hidup tidak dapat melihat energi, tetapi
dapat merasakan keberadaan energi. Salah satu
buktinya, sehabis beristirahat dan makan, tubuhmu
yang semula letih dan lemah setelah beraktivitas
akhirnya dapat segar dan kuat kembali. Hal ini tentu
saja disebabkan oleh adanya energi baru yang berasal
dari makanan yang telah kamu makan tersebut.
Dapatkah kamu melihat energi baru yang timbul
di dalam tubuhmu itu? Tidak, bukan? Kamu hanya
dapat merasakan keberadaan energi baru tersebut
dari kondisi tubuhmu yang semula letih dan lemah
menjadi segar dan kuat kembali.
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat
dimusnahkan. Namun, energi dapat diubah menjadi
bentuk-bentuk yang lain. Contoh perubahan
bentuk energi, antara lain:
1. energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik,
2. energi matahari dapat diubah menjadi energi kimia,
3. energi listrik dapat diubah menjadi energi cahaya,
4. energi kimia dapat diubah menjadi energi gerak,
dan sebagainya.



KESIMPULAN

Pada buku IPA kelas III, bse, karangan Priyono, Titik Sayekti, Penerbit Pusat Perbukuan (halaman 124) dimuat contoh-contoh perubahan bentuk energy, yang antara lain: energi gerak dapat diubah menjadi energi listrik, energi matahari dapat diubah menjadi energi kimia, energi listrik dapat diubah menjadi energi cahaya, energi kimia dapat diubah menjadi energi gerak, dan sebagainya. Penulis merasa perubahan bentuk energy masih ada yang kurang dan juga tidak disertai contoh dan penjelasan yang cukup dari masing-masing perubahan bentuk energy tersebut.
Menurut penulis perlu ditambahkan beberapa contoh perubahan bentuk energy lagi, sekaligus diberikan contoh dari masing-masing perubahan bentuk energy tersebut. Misalnya : energi gerak dapat di ubah menjadi energy listrik misalnya perubahan energy yang terjadi pada kincir air, kincir angin, dinamo; energy matahari dapat di ubah menjadi energy kimia, misalnya proses pemasakan makanan pada tanaman; enrgi listrik dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya bola lampu yang dinyalakan; energy kimia dapat diubah menjadi energy gerak, misalnya mobil-mobilan yang dinyalakan dengan batu baterai, selain contoh perubahan energy tersebut masih ada perubahan energy yang lain, misalnya energy listrik dapat di ubah menjadi energy panas, misalnya perubahan energy yang terjadi pada setrika listrik; enrgi listrik dapat diubah menjadi energy gerak, misalnya kipas angin listrik yang di nyalakan; energy listrik dapat diubah menjadi enrgi suara, misalnya radio listrik yang dinyalakan; energy kimia dapat di ubah menjadi energy gerak, misalnya mobil atau motor yang dinyalakan; energy kimia dapat diubah menjadi energy suara, misalnya radio yang mengunakan batu baterai; energy kimia dapat diubah menjadi energy cahaya, misalnya senter yang menggunakan baterai, dan sebagainya. Menurut penulis penambahan materi tentang contoh perubahan bentuk energy beserta contoh-contoh perubahan tersebut sangat diperlukan sekali. Sehingga buku tersebut akan lebih bermutu lagi.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar